Total Pengunjung

Follow by Email

Lokasi Kami:

Text Widget

Download

Hubungi Kami

CV. Susun Bentang Alam
Jl. Muhajirin, Perum Anugerah Regency
Arengka 1, Kota Pekanbaru 28293
HP/WA : 0813 6549 6595
Email : admin@susunbentangalam.co.id;
cvsba.pekanbaru@gmail.com
Website: https://www.susunbentangalam.co.id

Unordered List

Recent Posts


Rabu, 11 Juli 2018

Faktor - Faktor Penyebab Defisiensi Unsur Hara (Nutrisi)


SUSUN BENTANG ALAM. Saat ini kelapa sawit merupakan komoditi unggulan masyarakat di Indonesia dan di beberapa negara beriklim tropis seperti Malaysia dan Nigeria. Dalam memproduksi buah (TBS), tanaman kelapa sawit memerlukan beberapa perlakuan khusus untuk menjaga keseimbangan nutrisi yang terpakai dalam pembentukan bakal buah diantaranya adalah faktor pemupukan. Terkadang masalah yang terjadi malah sebaliknya yakni tidak sesuai antara harapan (target) dengan kenyataan yang diperoleh. Nah, selain pemupukan, terdapat beberapa faktor yang menyebabkan produksi menurun yang disebabkan oleh terjadinya defisiensi unsur hara, yaitu:

Dosis pupuk tidak sesuai

Petani kecil secara umum memberikan pupuk dengan dosis yang sangat minim bahkan ada yang tidak melakukan pemupukan. Sehinigga jumlah pupuk yang diberikan tidak sebanding dengan kebutuhan tanaman ditambah lagi ketersediaan unsur hara semakin menipis.

Adanya genangan air

Pengaruh genangan air sangat banyak terutama bagi perkembangan akar. Akar yang berfungsi secara utama dalam penyerapan unsur hara terdapat pada kedalaman 0-50 cm dari atas permukaan tanah. Pada kondisi tergenang, fungsi dari akar tanaman dalam menyerap nutrisi akan terganggu karena tingginya kadar air menyebabkan tingginya penyerapan air dan jumlah nutrisi di dalam tanah menjadi kecil (hal ini adanya peristiwa pengencera). Selain itu, adanya genangan air akan meningkatkan daya mobilisasi nutrisi. Genangan air yang berlangsung sangat lama menyebabkan tanaman mengalami defisiensi yang buruk. Untuk menanggulangi hal tersebut, buatlah drainase sedemikian rupa untuk mengurangi tingkat genangan air. Dan perlu diingat, tinggi permukaan air dari permukaan tanah yang ideal adalah 50-70 cm.

Aplikasi pupuk yang tidak tepat

Maksud dari aplikasi pupuk yang tidak tepat adalah tidak teraturnya waktu pemberian pupuk terutama tidak memperhatikan curah hujan. Selain itu, teknik dan penempatan penebaran pupuk yang kurang tepat ditambah lagi jika melakukan pencampuran pada saat aplikasi yang bersifat antagonis.
Perkiraan efesiensi pemupukan yang tidak tepat
Kurangnya perhatian terhadap perkiraan pemupukan yang diberikan tidak sebanding dengan kebutuhan tanama. Namun biasanya dampak ini tidak begitu besar terhadap penyumbang dari fakto penyebab defisiensi unsur hara.

Tidak ada komentar:
Write komentar

Tinggalkan Pesan Jika Ingin Berkonsultasi

Tertarik untuk mengetahui informasi terbaru tentang CV. Susun Bentang Alam?
Silahkan tinggalkan alamat emai!