Total Pengunjung

Follow by Email

Lokasi Kami:

Text Widget

Download

Hubungi Kami

CV. Susun Bentang Alam
Jl. Muhajirin, Perum Anugerah Regency
Arengka 1, Kota Pekanbaru 28293
HP/WA : 0813 6549 6595
Email : admin@susunbentangalam.co.id;
cvsba.pekanbaru@gmail.com
Website: https://www.susunbentangalam.co.id

Unordered List

Recent Posts


Kamis, 14 Juni 2018

Manfaat Program Rekomendasi Pemupukan

Meningkatkan Produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) dari Program Rekomendasi CV. Susun Bentang Alam

Gambar 1

CV. Susun Bentang Alam telah banyak membantu para petani dan pengusaha perkebunan kelapa sawit dalam melakukan peningkatan produksi Tandan Buah Segar (TBS) melalui program rekomendasi pemupukan yang diberikan selama siklus 1 tahun. Dosis dan jenis pupuk yang diberikan berdasarkan hasil analisa daun dan tanah serta pengamatan lapangan untuk mengidentifikasi serangan hama dan penyakit tanaman.



Gambar 2

Satu hal yang menjadi nilai bagi kami adalah kita selalu fokus pada produksi namun kurang memfokuskan pemikiran pada kebutuhan nutrisi tanaman kelapa sawit itu sendiri. Ibarat kita diperas tenaganya untuk bekerja tetapi tidak diberi asupan gizi ataupun makanan yang cukup. Begitu juga layaknya tanaman kelapa sawit, apabila ingin produksi TBS meningkat maka keseimbangan nutrisi juga perlu diperhatikan. Gejala defisiensi nutrisi memang secara kasat mata terlihat pada fisik tanaman seperti misalnya: tanaman mengalami defisiensi unsur N (nitrogen) akan menunjukkan pucatnya daun kelapa sawit. Artikel ataupun bahan bacaan mengenai defisiensi telah banyak beredar baik dalam bentuk cetakan maupun dapat diunduh dari internet. Namun identifikasi tersebut sangat tidak akurat karena ditinjau dari segi dosis pupuk yang diberikan hanya ditebak atau diterka saja (estimasi). Layaknya seperti manusia, apabila sakit demam dokter harus memeriksa darah si pasien agar identifikasi penyakit lebih detail (rinci) teridentifikasi obatnya pun tepat sasaran. Misal dari hasil pemeriksaan si pasien hanya mengalami demam biasa, namun setelah cek darah, si pasien mengalami serangan virus Tipus. Itulah pentingnya analisa laboratorium untuk mengidentifikasi secara akurat dan tepat sasaran.

Kembali lagi ke permasalahan pupuk, biaya pemupukan dalam dunia perkebunan kelapa sawit sangatlah mahal sehingga perlu diperhitungkan dan dipertimbangkan secara matang. Sebab biaya yang dikeluarkan akan sia-sia apabila jenis dan dosis pupuk yang diberikan tidak sesuai dengan kebutuhan tanaman kelapa sawit.

Dampak dari pemberian dosis dan jenis pupuk yang tidak tepat akan berdampak pada sisi ekonomis dan ekologi. Kenapa demikian? karena dosis pupuk yang diberikan secara berlebihan akan tebuang sia-sia. Kita hitung saja apabila satu jenis pupuk misalkan Urea berlebih dari dosis yang dibutuh kan sebanyak 0,25 Kg per pokok per tahun. Misalkan saja luas kebun = 100 Ha, dalam 100 Ha terdapat 14.000 pokok (SPH = 140 batang). 14.000 pokok x 0,25 Kg pupuk Urea berlebih = 3.500 Kg pupuk Urea. Artinya dalam 1 tahun kita membuang lebih kurang 3.500 Kg, jika harga 1 Kg pupuk urea non-subsidi sebesar Rp. 5.000 maka 3.500 Kg x Rp 5.000 = Rp. 17.500.000. Jadi kerugian yang ditimbulkan dari pemberian dosis pupuk yang ditebak atau diterka (estimasi) sebesar Rp. 17.500.000. Nah itu baru satu jenis pupuk saja. bagaimana jika dalam 1 tahun kita menggunakan jenis pupuk tunggal seperti Urea, Rp/TSP, Dolomite, Borate, CuSO4 dan ZnSO4 atau kombinasi dengan pupuk majemuk NPK. Oleh sebab itu pemberian jenis dan dosis pupuk yang ditebak atau diterkan atau mengikut dosis dan jenis dari tetangga akan sangat tidak ekonomis. Memang benar praktik itu lebih hebat atau lebih efektif dari pada Teori, namun tak dapat dipungkiri bahwa zaman sudah berubah, disaat semua pengeluaran harus diperhitungkan, kita juga harus bijak dalam memanajemen keuangan untuk pengelolaan kebun kelapa sawit yang kita miliki.

Naahh, penjelasan diatas berlaku apabila kita berlebih dalam memberikan dosis pupuk untuk tanaman kelapa sawit yang kita sayangi (opsss... SAYANG???) ya, karena dengan tanaman itulah kita bisa menyambung hidup, menyekolahkan anak, naik haji atau jalan-jalan keliling dunia (way-way around the world). Jika dosis yang diberikan kurang dari kebutuhan tanaman kelapa sawit, yang terjadi dan pasti terjadi ialah tanaman akan kurang optimal dalam menghasilkan TBS,bisa jadi target yang kita harapkan 1,8 ton per bulan per Ha malah cuma dapat 800 Kg per bulan per Ha. Rugi jugakan?? kita sudah menghabiskan banyak waktu dan modal untuk membangun kebun kelapa sawit kita, tapi ternyata hasilnya tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Belum lagi pupuk yang diberikan hanyalah doa semata, bukan materi nutrisi yang diberikan, ingat.. manusia aja selain berdoa juga harus bekerja ,namun untuk bekerja juga butuh makan. Itulah tanaman kelapa sawit kita selain berdoa yang giat pada Tuhan YME juga harus diberikan makanan berupa pupuk supaya ia bisa bekerja dengan maksimal untuk mencapai target yang ingin kita capai.

Konon lagi jika kita menanam tanaman kelapa sawit di lahan yang terbatas peruntukannya atau menggunakan bibit abal-abal (noted : abal itu anakan nagka bukan?), maka selain teknologi yang digunakan harus canggih dan tepat guna, pupuk pun harus optimal.

Gambar 3.

Pada gambar 3 merupakan data secara aktual yang telah dilakukan oleh tim CV. SBA bahwa pada saat identifikasi di lapangan tepatnya di daerah Palas Kota Pekanbaru Provinsi Riau - Indonesia. Tanaman mengalami defisiensi unsur makro Mg. dan si petani memberikan dosis pupuk dolomite sebanyak 2,25 Kg (katanya dapat info dari temennya saat ketemu di Mal SKA waktu shoping nemenin istri), namun berdasarkan hasil uji dilaboratorium kandungan Mg pada sekumpulan tanaman di kebun petani tersebut berkisar 0,18-0,21% Mg, dengan kebutuhan berdasarkan hasil uji laboratorium (LSU) 1,75. Maka akan ada selisih dosis yang tidak dibutuhkan oleh tanaman sebesar 0,5 Kg. Berapa kerugiannya, silahkan bapak/ibu hitung sendiri seperti yang saya ceritakan sebelumnya.

Gambar 4

Dosis dan jenis pupuk yang diberikan sebagai rekomendasi yang diberikan oleh CV. SBA adalah mutlak dari hasil uji laboratorium (menggunakan bahan kimia dan instrumen kimia gitu) supaya dosis dan jenis pupuk yang diberikan benar-benar optimal dengan yang dibutuhkan oleh tanaman kelapa sawit itu sendiri. Namun tidak terbatas sampai disitu, ada banyak faktor keputusan untuk memberikan rekomendasi hal ini untuk menjaga komitmen kami dalam memberikan pelayanan dan peningkatan di bidang perkebunan kelapa sawit. contoh kecil saja yang dapat kami sampaikan ialah dilihat dari jenis lahan, topografi lahan, data produksi 1 tahun terakhir, kandungan nutrisi di dalam tanah (SSU) dan lain-lain.

Nah, itu saja seputar tentang rekomendasi pemupukan yang dilakukan oleh CV. SBA. pastinya harga penawaran yang diberikan lebih murah namun tidak melalaikan kualitas data yang dihasilkan sebab bagi kami :
Data yang kami hasilkan adalah untuk Kebijakan Pemupukan bagi para Client yang kami Hormati.

Hal ini sesuai dengan nilai misi CV SBA adalah "Memberikan rekomendasi pemupukan berdasarkan pengamatan dan pengujian terhadap nutrisi tanaman dan tanah dalam rangka meningkatkan produktifitas hasil tanaman kelapa sawit sehingga pelanggan mampu menjadi petani atau pengusaha dengan kualitas yang diakui"



Tidak ada komentar:
Write komentar

Tinggalkan Pesan Jika Ingin Berkonsultasi

Tertarik untuk mengetahui informasi terbaru tentang CV. Susun Bentang Alam?
Silahkan tinggalkan alamat emai!